Kamis, 04 Juni 2009

bekerja sama dalam satu tim

BEKERJA SAMA DALAM SATU TIM

I. Prinsip-prinsip Bekerja sama dalam Tim

A.Pengertian Tim

Dilihat dari asal katanya,tim merupakan terjemahan dari kata inggris yaitu,together,everyone dan achieves,yang artinya bekerja sama.Maksudnya jika sesuatu pekerjaan dikerjakan dengan cara bekerja sama maka akan dapat mencapai hasil yang lebih baik,jadi dengan bekerja sama dalam satu tim maka hasil yang dicapai akan lebih besar daripada dikerjakan secara perorangan.

Tim merupakan bentuk khusus dari kelompok kerja yang berbeda dengan bentuk-bentuk kelompok kerja lainnya.Tim beranggotakan orang-orang professional yang dikoordinasikan untuk bekerja sama dalam menangani suatu tugas atau pekerjaan tertentu.Dengan kata lain tim adalah sekelompok orang dengan latar belakang keahlian yang menjalin kerja sama untuk mencapai tujuan bersama.

B. Ciri-ciri sebuah Tim

Ciri-ciri sebuah tim adalah sebagai barikut:

1.Setiap anggota tim mempunyai ciri dan identitas yang sama

2.Setiap anggota tim mengetahui missi,tujuan dan sasaran yang ingin dicapainya

3.Setiap anggota tim dibawah seorang pimpinan yang sama

4.Setiap anggota tim merasakan dampak keberhasilan dan kegagalan

5.Setiap anggota tim saling bekerja sama dan berkolaburasi dalam melaksanakan

Tugas

6.Tim terdiri atas berbagai macam orang dengan latar belakang keahlian

berbeda-beda

C.Faktor-faktor pembentukan Tim

Faktor-faktor yang mendasari pembentukan tim adalah sebagai berikut:

1.Pemikiran dua orang atau lebih cenderung lebih baik dari pada hasil

pemikiran satu orang

2.Konsep energi (1+1>2),yaitu bahwa hasil keseluruhan tim jauh lebih baik

daripada jumlah bagiannya.

3.Anggota tim dapat saling mengenal dan saling percaya sehingga mereke

dapat saling membantu dan bekerja sama

4.Bekerja sama tim dapat menyebabkan komunikasi terbina dengan baik

D.Karakteristik sebuah Tim

Tidak semua kumpulan orang dapat dikatakan suatu tim,untuk menjadi suatu tim,kumpulan orang itu harus memiliki karakter sebagai berikut:

1. Ada kesepakatan terhadap misi tim

Agar suatu kelompok orang dapat menjadi suatu tim yang dapat bekerja sama secara efektif jika semua anggotanya memqahami dan menyepakati misi dan tujuan tim.

2. Se,mua anggota mentaati peraturan yang berlaku

Suatu tim mempunyai suatu peraturan atau pranata tersendiri sebagai landasan kerja dalam rangka mencapai misi dan tujuan.Sekelompok orang dapat menjadi suatu tim apabila mereka mentaati peraturan atau norma yang berlaku.

3. Adanya pembagian tugas,tanggung jawab dan wewenang

Suatu tim akan dapat berjalan denganbaik jika tugas, tanggung jawab dan wewenang dibagi secara adil dan bijaksanaq kepada setiap anggota. Suatu kelompok akan dikatakan sebuah tim jika terdapat pembagian tugas, tanggung jawab dan wewenang diantara para anggotanya.

4. Dapat beradaptasi terhadap perubahan

Set5iap anggota tim harus dapat saling membantu dan saling beradaptasi secara sehat dan positif terhadap perubahan yang terjadi.

Jelasakan bahwa sekumpulan orang belum tentu merupakan suatu tim. Sebab orang-orang yang ada dalam suatu kelompok atau perkumpulan belum tentu dapat bekerja sama, mempunyai misi dan tujuan yang sama serta dapat saling pengertian dan saling membantu.

E. Prinsip-prinsip Kerja sama Tim

Prinsip-prinsip yang perlu diperhatikan dalam membentuk suatu tim adalah sebagai berikut:

1. Identitas Pribadi anggota tim

Sudah merupakan hal yang alami jika seseorang ingin apakah mereka cocok berada didalam suatu tim atau8 tidak. Faktor salilng percaya antar anggota tim harus mengenal identitas dan kerakter pribadi masing-masing. Suatu tim tidak akan dapat berjalan efektif apabila para anggotanya tidak merasa cocok satu dengan yang lainnya.

2. Hubungan antar anggota tim

Agar setiap anggota tim dapat bekerja sama, mereka tentu saja harus saling mengenal, saling berhubungan, saling berkomunikasi. Untuk itu dibutuhkan waktu bagi anggota tim yang berasal dari berbagai latar belakang pendidikan, politik dan status sosial budaya yang berbeda-beda untuk saling mengenal dan bekerja sama.

II. Manfaat Tujuan bekerja Tim

A. Fungsi Kerja sama dalam Tim

Bekerja dalam tim mempunyai banyak fungsi dan manfaat. Fungsi bekerja sama dalam tim antara lain dapat5 mengubah sikap, prilaku dan nilai-nilai pribadi serta dapat turut serta dalam mendisiplinkan anggota lainnya. Anggota tim yang menyimpang dapat ditekan dan diluruskan dengan kewajiban untuk mematuhi dan melaksanakan aturan atau norma yang berlaku dalam tim. Selain itu tim dapat digunakan untuk pengambilan keputusan, merundingkan serta bernegosiasi.,. Anggota tim dengan latar belakang yang berbeda-beda mungkin sja membawa perspektif atau pengaruh positif terhadap proses penganbilan keputusan.

Cara kerja tim menghendaki adanya komunikasi terbuka diantara semua anggota, interaksi antar anggota tim yang efektif akan mempengaruhi dinamika kerja tim, sebagai contoh, anggota yang berpartisipasi dalam penyusunan rencana akan terikat oleh upaya pencapaian tujuan. Pemahaman tentang tim merupakan ha yang penting untuk dapat melaksanakan semua fungsi manajemen terutama kepemimpinan, sebab sebuah tim adalah refleksi dari kenyataan hidup kelompok orang yang trorganisasi.

Tim tidak hanya penting dan bermanfaat bagi organisasinya saja, tetapi juga memberi manfaat bagi individu para anggotanya. Tim dapat menyediakan kepuasan sosial baghi para anggotanya meka perasaan pemil;ikan dan dukungan terhadap tim akan berkuran, manfaat lain dari tim adalah meningkatkan komunikasi8 interpersonal diantara para anggotanya.

Secara lebih rinci manfaat bekerja dalam tim adalah sebagai berikut:

Manfaat bagi organisasi :

1. Meningkatkan produktivitas kerja

2. Meningkatkan kualitas kerja

3. Meningkatkan mentalitas kerja

4. Meningkatkan kemajuan organisasi

Manfaat bagi anggota :

1. Stress atau beban kerja akibat pekerjaan akan berkurang

2. Tanggung jawab atas pekerjaan dipikul bersama

3. Memperoleh balas jasa danvpenghargaan

4. Sebagai media aktualisasi diri

5. Dapat menyalurkan bakat dan kemampuan

B. Tujuan Kerja sama dalam Tim

Pada dasarnya tujuan bekerja sama dalam tim didasarkan pada prinsip berikut berikut ini:

1. Kesaatuan Tujuan

Setiap anggota tim tentu saja mempunyai persamaan tujuan. Prinsip kesatuan tujuan ini mencakup kesamaan visi, misi dan sasaran dan program kerja tim. Apabila suatu program garapan suatu proyek harus diselewsaikan selama suatu periode waktu tertentu maka pola pelaksanaan kerja tim harus desesuaikan dengan prinsip kesatuan tujuan.

2. Efisiensi

Suatu tim adalah efisien jika setiap anggota menyelesaikan tugas atau pekerjaan secara cepat, efisien dan efektif. Suatu tim yang efisien adalah yang bekerja tanpa pemborosan dan kecerobohan sehingga memberikan kepuasan kerja.

3. Efektifitas

Tujuan bekerja dalam tim antara lain untuk meningkatkan produktifitas dan efektivitas kerja, suatu tim dikatakan efektif jika telah memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

a. Tujuan yang jelas dan operasional

b. Ketrampilan yang memadai

c. Komitmen

d. Saling percaya

e. Komunikasi yang baik

f. Kemampuan negosiasi

g. Kepemimpinan yang tepat

III. Tugas dan Tanggung Jawab dalam Tim

A. Tugas dan Tanggung Jawab Anggota Tim

Secara umum tugas dan tanggung jawab anggota tim adalah sebagai berikut

1. Mewujudkan tujuan dan misi tim

2. Memelihara kebersamaan dalam tim

3. Mematuhi dan melaksanakan ketentuan atau norma yang berlaku dalam tim

4. Merealisasikan tugas dan pekerjaannya dengan sebaik-baiknya

5. Menjaga nama baik dan derahasiaan tim

6. Menjamin kelancaran pelaksanaan tugas dan pekerjaan tim

7. Memberikan kontribusi yang nyata memajukan kerjasama tim

8. Ikut berpartisipasi dalam pengambilan keputusan tim serta menerima dan melaksanakan keputusan tim dengan penuh keiklasan dan rasa tanggung jawab

B. Tugas dan Tanggung Jawab Pimpinan Tim

Kepemimpinan pada dasarnya merupakan proses menejemen dalam rangka memberikan pengaruh, bimbingan dan pengarahan terhadeap kegiatan yang berhubungan dengan tugas dan tanggung jawabny76a.

Secara umum tugas dan tanggung jawab pimpinan tim adalah sebagai berikut:

1. Kreatif dan proaktif dalam memberikan dukungan terhadap kerja sama tim

2. Membimbing dan mengarahkan seluruh anggota dalam pelaksanaan kerja sama tim

3. Menganggapi dan menangani setiap permasalahan yang timbul sebagai dampak negatif dari kerja sama tim

4. Memikul selurh tanggung jawab terhadap maju mundurnya kerjasam tim]

5. Memberikan koman do terhadap pelaksanaan tugas dan kegiatan tim

C. Tugas dan Tanggung jawab Anggota yang pasif

Dalam kerja tim, setiap anggota dituntut aktif dan kreatif dalam memberikan kontribusinya bagi kemejuan tim, dalam kerja tim tidak ada istilah keberhasilan individu, melainkan keberhasilan tim, setiap anggota tim diharapkan dapat mengarahkan segenap kemampuannya untuk kemajuan tim.

Jika dalam sebuah tim terdapat anggota tim yang pasif untuk sebagian orang mungkin saja tidak menjadi masalah, namun bagi sebuah teamwork rekan kerja yang pasif merupakan persoalan yang perlu segera diatasi karena yang pasif merupakan persoalan yang perlu segera diatasi karena akan mengganggu kerja sama tim.

Mengeluarkan si pasif dari kelompok tentu saja bukan tindakan yang bijaksana, akan tetapi membiarkan anggota dalam kepasifan juga merupakan langkah yang sehat. Untuk mengatasi anggota tim yang pasif dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut:

1. Pimpinan bertindak lebih tegas

2. Pimpinan jangan ragu menegur

3. Pimpinan harus cerdas dalam pembagian tugas kerja

4. Pimpinan jangan sering menghendel pekerjaannya

5. Pimpinan jangan ikut-ikutan pasif

D. Strategi Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Bekerja dalam Tim

`Pembentukan suatu tim tentu saja tidak dengan sendirinya akan dapat berjalan efektif sebagaimana yang diharapkan. Oleh karena itu diperlukan suatu strategi untuk mengatasi berbagai kendala dan hambatan yang muncul.

Dalam hal ini King menganjurkan 10 strategi yang disebut sepuluh perintah tim untuk meningkatkan kinerja suatu tim dalam rangka mencapai misi dan tujuan organisasi, antara lain:

1. Saling ketergantungan

2. Perluas tugas

3. Prnjajaran

4. Nahasa yang umum

5. Kepercayaan/respek

6. Kepemimpinan yang dibagi rata

7. Ketrampilan pemecahan masalah

8. Ketrampilan menangani konflik

9. Penilaian atau tindakan

10. Perayaan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar